Jimmy Kimmel: Trump Presiden dengan Rating Terendah

BLOKBERITA -- Perhelatan Academy Awards 2018 atau Oscar baru saja digelar akhir pekan kemarin. Seakan tak ingin ketinggalan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengomentari acara tersebut.

Trump dikenal sinis jika ditanya soal Oscar. Sebab, tak jarang ajang penghargaan industri film Amerika itu mengkritik pemerintah, termasuk pemerintahannya.

Melalui akun Twitter pribadinya, Trump menyebut rating Oscar 2018 terus menurun hingga ke titik terendah dalam sejarah.  


Presiden ke-45 menyebut Amerika Serikat sudah tidak punya bintang besar sehingga Oscar tidak lagi mempunyai rating yang tinggi.

" Rating terendah Oscar dalam sejarah. Masalahnya adalah kita sudah tidak punya bintang lagi, kecuali presiden kalian (bercanda, tentunya)!" kicau Trump, Selasa (6/3).  

Meski komentarnya itu disampaikannya dengan nada bercanda, tidak sedikit netizen yang menyerang balik, termasuk satunya pembawa acara televisi Jimmy Kimmel.

Melalui akunnya, Kimmel yang juga merupakan pembawa acara Oscar 2018, menjawab dengan menyebut politikus Republik itu sebagai presiden dengan penilaian terendah.

" Terima kasih, presiden dengan rating terendah dalam sejarah," balas Kimmel seperti dikutip Entertainment Weekly, Rabu (7/3).  


Berdasarkan data, jumlah penonton Oscar memang terus menurun sejak 2014, ketika Oscar disaksikan oleh 43,7 juta penonton.

Menurut polling CNN/ORC beberapa waktu lalu, Trump merupakan presiden paling tidak disukai di AS.

Menginjak 100 hari kepemimpinannya di Gedung Putih, persentase penerimaan masyarakat AS terhadap Trump hanya sebesar 44 persen saja. Sementara itu, persentase penerimaan warga terhadap kinerja pendahulunya, Barack Obama, mencapai 62 persen di titik yang sama.

Berdasarkan sejumlah jajak pendapat lainnya, Trump bahkan disebut sebagai presiden dengan dukungan terendah.  (bazz/cnni)
View

Related

GLOBAL 2997330137454636131

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item