Wanted ! Pius Pane DPO Perampokan Sadis di Pulomas

BLOKBERITA, JAKARTA -- Pius Pane masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi. Pria yang aktif dalam perampokan dan pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, itu diultimatum untuk menyerahkan diri.

Pius Pane yang bernama asli Ridwan Sitorus alias Ius Pane alias Marihot Sitorus ini ditetapkan sebagai buronan polisi sejak Jumat 30 Desember 2016. Dia disebut orang kedua Ramlan Butarbutar 'kapten' perampokan yang sadis di rumah Ir Dodi Triono, di Jl Pulomas Utara No 7A Pulogadung, Jakarta Timur pada Senin 26 Desember 2016 lalu.

Pria berusia 45 tahun yang memiliki bekas luka di pipi ini juga dikenal sadis. Dia disebut berperan menodongkan senjata api kepada
11 orang yang berada di rumah mewah itu. Bahkan, Pius Pane disebut yang memiliki ide memasukkan para korban ke kamar mandi. Selain itu, juga memukul putri Dodi, mendiang Diona Arika Andra Putri (16) dengan gagang senjata api.

Akibat penyekapan oleh Ramlan Butarbutar cs, 6 orang tewas, yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista alias Amel (teman anak korban), Sugiyanto alias Yanto (sopir), dan Tarso (40) (sopir).

Lima orang korban lainnya selamat dan dirawat di RS Kartika Pulomas. Kelimanya adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).

Polisi lalu bergerak cepat mengusut kasus ini dan mengejar para pelaku. Pius Pane lolos saat ada penggerebekan di rumah kontrakan di Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 28 Desember 2016 siang. Sementara itu, Ramlan Butarbutar tewas kehabisan darah setelah ditembak kakinya. Sedangkan Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga juga ditangkap.

Keterlibatan Pius Pane terus terbongkar polisi. Pria berkulit sawo matang ini diduga membawa 2 tas milik Dodi yang berwarna biru dan oranye. Di dalam tas tersebut terdapat perhiasan dan sejumlah uang. Dia juga membawa senjata api.

Sarang persembunyian Pius Pane masih misteri. "Kami minta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri atau ditindak tegas kalau nanti tertangkap," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Herianto Adi Nugroho.

Jejak-jejak pelarian Pius Pane terus dilacak. Sejumlah tempat persembunyiannya juga sudah digerebek. Namun, polisi hingga kini belum membuahkan hasil. "Tidak ada kejahatan yang sempurna, kami kejar sampai ke mana pun juga," tekad Rudi.  (bin/dtc)
View

Related

HUKRIM 5568015991342928962

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item