WSJ: Dapat Dana 1MDB, Najib dan Istri Habiskan Rp 13,2 T untuk Belanja

KUALALUMPUR, BLOKBERITA -- Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Razak, dilaporkan telah menghabiskan jutaan dolar untuk membeli barang mewah. Uang itu juga diberikan kepada politisi, pemikir dan pengacara dari rekening bank yang mendapat transferan uang yang diduga kuat dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Hal tersebut dilaporkan oleh media kenamaan Amerika Serikat, Wall Street Journal (WSJ) pada Rabu, 30 Maret 2016.

Seperti yang dilansir Time pada 31 Maret 2016, WSJ mengatakan dokumen penyelidikan oleh otoritas Malaysia  berisi informasi transfer bank yang menunjukkan lebih US$ 1 miliar (Rp 13,2 triliun). Dana yang  sebagian besar berasal dari 1MDB, mengalir ke lima akun milik Datuk Seri Najib di AmBank Bhd, sebuah bank Malaysia, antara 2011 dan 2015.

Dokumen itu juga menunjukkan untuk pertama kalinya  Najib dan istrinya, Rosmah Mansor itu  menghabiskan sekitar US$ 15 juta (Rp 199,4 miliar) untuk pengeluaran pribadi, termasuk pakaian, perhiasan dan sebuah mobil yang dibeli  di Amerika Serikat, Malaysia, Italia dan tempat lain.

WSJ mengungkapkan dokumen penyelidikan Malaysia yang menunjukkan Najib membuat lebih dari 500 pembayaran dari rekening pribadi. Kebanyakan ditransfer kepada politisi.

Puluhan juta dolar dari pembayaran itu terjadi menjelang pemilihan umum Mei 2013, ketika partai pemerintah, Barisan Nasional (BN), yang dipimpin Najib berisiko kalah buat pertama kali sejak kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada tahun 1957.

Selanjutnya, pembayaran sebesar US $ 7 juta (Rp 93 miliar) mengalir ke rekening pribadi seorang dari empat saudara Najib yakni, Datuk Seri Nazir, yang juga ketua perusahaan yang dikuasai pemerintah, CIMB Group Holdings Bhd.

Tak hanya saudara Najib yang menerima cipratan dana dari keluarga Arab Saudi, seorang anak lelaki Najib bernama Nor Ashman Najib juga menerima aliran dana itu. Jumlah dana yang ditransfer ke rekening Nor Ashman hampir US$ 70.000 (Rp 930,6 juta) pada tahun 2014.

Temuan ini  menyebabkan banyak warga Malaysia, termasuk mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, yang menuntut pengunduran diri Najib. Namun Najib membungkam tentang temuan WSJ.

Sebelumnya, Najib  membantah investigasi media asing yang mempublikasikan tentang dana sebesar US$ 681 juta (Rp 8,42 triliun) dari 1MDB telah ditransfer ke dalam rekening Najib pada 2013.

Jaksa Agung Malaysia juga telah membebaskan Najib dari dakwaan pada awal tahun ini, dengan mengatakan dana itu merupakan sumbangan sah dari keluarga kerajaan Arab Saudi, dan sebagian besarnya telah dikembalikan.

Pembela Najib mengatakan semua uang yang digunakan di Malaysia dihabiskan untuk tujuan politik. Sehingga Najib tidak melanggar hukum.

Adapun Datuk Seri Nazir membuat pernyataan tertulis menanggapi temuan WSJ. Ia mengaku menerima uang dan disebarkan oleh staf bank kepada politisi partai pemerintah mengikuti petunjuk pemimpin partai.

Datuk Seri Nazir mengatakan uang itu adalah kontribusi dari perusahaan dan individu Malaysia bagi pemilu tersebut.

"Saya tidak mengetahui apa-apa bahwa dana itu mungkin berasal dari sumber lain. Total telah dibayar dalam bentuk uang tunai ke berbagai penerima sesuai instruksi dari presiden partai dan rekening itu ditutup dengan saldo nol, " kata Nazir. (plo/tempo)
View

Related

GLOBAL 1951136522442882103

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item