Dimakzulkan, Presiden Brasil Anggap Sebagai Kudeta

BLOKBERITA – Presiden Brasil Dilma Roussef mengatakan bahwa proses impeachment atau pemakzulan terhadapnya mirip dengan karakteristik kudeta terhadap pemerintahan.

Pada pertemuan Perubahan Iklim di New York, Amerika Serikat, Jumat 22 April 2016, Roussef sempat berpidato di depan para pimpinan negara yang berkumpul di ruang sidang umum PBB.

Dilaporkan, Roussef di pidatonya tampak meminta dukungan para pimpinan negara terhadap proses pemakzulan yang sedang dihadapinya.

Ia juga pada pidatonya menyatakan bahwa negara yang dipimpinnya sedang menghadapi krisis politik, tapi ia yakin Brasil akan mencegah kemunduran politik di sana (Roussef batal dimakzulkan).

Namun, sebagaimana dilansir dari Reuters, Sabtu (23/4/2016) Roussef lebih ketus lagi ketika ditanya reporter mengenai proses pemakzulan terhadapnya usai pertemuan Sidang Umum PBB terkait perubahan iklim.

Ia mengatakan bahwa pemakzulan terhadapnya sama sekali tidak ada landasan hukumnya dan karakteristiknya cenderung mirip dengan kudeta. Satu hal yang pasti, nasib dari Roussef akan bergantung voting yang diadakan Senat Brasil pada Mei mendatang. (bass/bt)

View

Related

GLOBAL 5174065481835895047

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item