Ahok Galau Pasca Arisman Podomoro Ditangkap KPK

JAKARTA, BLOKBERITA -- Tidak ada cerita film dan legenda dunia, kejahatan akan menang. Serapat-rapatnya kotoran ditutup akhirnya bau juga. Arisman Presdir PT Agung Podomoro Land sudah serahkan diri kepada KPK. Inilah awal akan terbongkarnya konspirasi kejahatan korporasi terhadap negeri Indonesia.

Saya yakin, itu semua doa dari rakyat kecil yang diinjak-injak pengembang dalam urusan tanah bersama penguasa yang maruk dan takut miskin.

Perilaku Ahok, setelah Arisman ketangkap KPK agak aneh. Konsultan politiknya mungkin, sekali lagi mungkin, telah memberi saran politik.

" Hok, dulu lu disebut Gubernurnya Podomoro. Lu juga bangga. Kemarin lu hadir bersama Podomoro di Polda Metro Jaya untuk bangun gedung parkir. Nah... sekarang lu harus komen yang bermusuhan dengan Podomoro".

Imajinasi saran konsultan politik di atas, benar dilakukannya. Ahok mulai tebar statemen di media. Podomoro masih punya hutang kepada DKI. Podomoro menghianati dirinya, dll. Semua itu untuk membangun citra, Ahok berseberangan dengan Podomoro. Dirinya tidak ada sangkut pautnya dengan kasus suap Raperda yang disodorkan eksekutif ke DPRD DKI.

Tetapi, akankah rakyat percaya dia berseberangan ? Tampaknya, masih ada yang disembunyikan Ahok. Ahok tidak berani bilang "kewajiban fasos fasum Podomoro atas taman BMW bodong atau belum selesai".

Jika Ahok berani bilang semacam itu, Ahok hebat ! Karena sama dengan bunuh diri! Ahok bisa dikenai pasal pembiaran atas dugaan terjadinya kerugian negara dan ikut serta tidak langsung. Bagaimana tidak? Proses hukum atas taman BMW sedang berlangsung di PN Jakut kok diajukan sertifikasi. Niat baik atau niat buruk ?

Atau bisa jadi dan tidak menutup kemungkinan, memang Podomoro sudah puyeng terhadap Ahok. Podomoro sudah capek dijadikan sapi perahan. Dikit - dikit CSR, dikit-dikit CSR untuk ini dan itu ? Ini yang harus direnungkan Ahok. Sehingga dugaannya Podomoro mengkhianati dirinya memang benar.

Semoga Ahok menggunakan jurus TI JI TI BEH. Mati siji mati kabeh atau mati satu mati semua, sebagaimana sesumbarnya jika dirinya dijadikan tersangka KPK, akan saya musuhi orang se-Republik dan akan bongkar kasus bus Transjakarta.

Benarkah hal ini ? Hanya Allah SWT Sang Pembuat, Pemilik, Penggerak apa yang ada di langit dan bumi yang menentukan. Bukan Presiden atau Menko, apalagi anggota WAG. Mari kita berdoa demi kebaikan negeri kita. (bazz/ts)
View

Related

POLITIK 2298816089738014615

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item