Simpang-Siur Misteri MH370, Dibajak atau Diculik Alien ?

SYDNEY, BLOKBERITA —  Tidak terhitung banyaknya spekulasi dan teori tentang keberadaan pesawat MH30 milik Malaysia yang hilang hampir dua tahun silam. Ada yang mengira, pesawat itu dibajak dan diculik oleh alien.

Setiap kepingan pesawat yang ditemukan dan diduga bagian pesawat naas itu, sejauh ini, tetap tak pernah bisa memecahkan misteri paling membingungkan itu.

"Kami tahu ini adalah kejadian besar, dipublikasikan luas, dan itu adalah misteri besar. Oleh karena itu, harus hati-hati," kata Komisaris Utama Biro Keselamatan Transportasi Australia Martin Dolan, pemimpin pencarian pesawat di lepas pantai barat Australia, kepada New York Times, Sabtu (5/3/2016).

Tim pencarian pesawat sudah menjelajahi bulan lebih untuk menjangkau area di laut yang diperkirakan menjadi titik jatuhnya pesawat. Namun, hingga saat ini tidak pernah ada indikasi tentang keberadaan pesawat, bahkan muncul dugaan pesawat jatuh ke dasar laut dalam.

Menurut NYT, hilangnya pesawat yang mengangkut 239 orang pada 8 Maret 2014 itu merupakan sebuah misteri paling membingungkan dalam dunia modern saat ini. Teknologi belum bisa mendeteksi keberadaan pesawat itu sehingga muncul banyak teori dan spekulasi ahli dan pejabat.

Beberapa pejabat percaya, tim pencari telah mencari di bagian yang salah di Samudra Hindia. Situs media-media sosial dibumbui komentar yang menyarankan tim telah mencari di planet yang salah. "MH370 telah diculik alien," kicauan di Twitter sepeerti dikutip NYT.

"Kami selalu terbuka untuk dikritik. Apa yang kami cari sedikit lebih sulit ialah ketika kadang-kadang orang mengkritik kami atas dasar kesalahpahaman atau keliru tentang apa yang kami lakukan atau katakan," kata Dolan menanggapi kritik.

Sementara itu, CNN melaporkan, keluarga dari 12 penumpang pesawat MH370 milik Malaysia Airlines (MAS) itu mengajukan gugatan kepada pihak maskapai, Sabtu. Hal itu dilakukan hanya beberapa hari menjelang berakhirnya batas waktu pengajuan tuntutan, Selasa pekan depan.

Pesawat MH370 menghilang bersama setelah lepas landas dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, China. Sejumlah tuntutan diajukan kepada MAS di pengadilan AS, Australia, China, dan Malaysia dalam beberapa minggu ini.

Anggota keluarga dari dua penumpang Ukraina mengajukan gugatan di Pengadilan Tinggi Malaysia melawan MAS. Sejumlah keluarga korban dari Rusia, China, dan delapan penumpang Malaysia menggugat Pemerintah Malaysia dan MAS serta pejabat terkait. (bin/kmps)
View

Related

HEADLINES 3241324515095416634

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item