"Cruyff Turn", Warisan Abadi Johan Cruyff

BLOKBERITA — Legenda sepak bola Belanda, Johan Cruyff, meninggal dunia pada usia 68 tahun pada Kamis (24/3/2016).

Dia meninggal karena penyakit paru-paru yang dideritanya. Cruyff pun "pergi" tanpa melihat Belanda menjuarai Piala Dunia, tetapi memiliki warisan abadi untuk sepak bola.

Selama perhelatan Piala Dunia, Belanda sudah tiga kali lolos ke final, tetapi selalu gagal pada partai puncak. Terakhir, Belanda lolos ke final pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Cruyff pernah merasakan atmosfer final Piala Dunia, yakni pada Piala Dunia 1974.

Saat itu, Cruyff menjadi motor yang membawa Belanda lolos ke final. Namun, Cruyff harus menerima kenyataan bahwa Jerman Barat yang menjadi tuan rumah lebih unggul.

Impian Cruyff untuk mengangkat piala sirna setelah Paul Breitner dan Gerd Mueller menjebol gawang Belanda sehingga mereka takluk 1-2 di final.

Meskipun demikian, pada Piala Dunia 1974 itu, Cruyff mewariskan sebuah aksi nan fenomenal yang kemudian dikenal dengan sebutan "Cruyff Turn".
Cruyff Turn adalah trik melewati lawan. Saat itu, dia memamerkannya pada pertandingan melawan Swedia.

Trik tersebut sampai saat ini masih "terpelihara" setelah beberapa pemain menggunakan trik yang sama saat berada di lapangan.

Selamat Jalan Johan Cruyff...

[ bazz / kmps ]
View

Related

SPORT 5656550854132893836

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item