Fundamental China Menggerus Nilai Tukar Yuan


JAKARTA, BLOKBERITA -- Posisi yuan merosot lagi. Ini setelah People's Bank of China (PBOC) memangkas fixing rate yuan di perdagangan hari ini (24/2).

Seperti dikutip dari Bloomberg, valuasi yuan sudah menukik memasuki hari keempat. Hal ini terjadi setelah People's Bank of China memotong suku bunga acuannya sebanyak 0,04% di level 6,5302 atau terendah dalam tiga tahun terakhir. Padahal pada Selasa (23/2) telah dipangkas sebesar 0,17%.

Tidak hanya itu, pada Selasa (23/2) capital outflow pun terjadi secara signifikan dan beruntun di pasar keuangan China. Tercatat outflow sudah berlangsung selama tujuh bulan beruntun hingga Januari 2016 lalu. Berdasarkan laporan bank-bank di China, outflow tercatat sebesar 454,8 miliar yuan atau setara US$ 70 miliar selama Januari 2016.

Pukul 16.44 waktu Shanghai, posisi yuan turun 0,1% ke level 6,5328 dibanding hari sebelumnya. Dalam empat hari terakhir menurut China Foreign Exchange Trade, yuan telah kehilangan tenaga sebanyak 0,24%.

“ Masih ada tekanan depresiasi lanjutan dalam jangka panjang melihat dari fundamental ekonomi China dan tingginya arus modal yang keluar,” kata Tommy Xie, Singapore based economist di Oversea Chinese Banking Corp.

Ke depannya, pasar menanti pertemuan para petinggi dan pembuat kebijakan ekonomi dunia di Shanghai pada 26 – 27 Februari 2016 mendatang. Pertemuan itu nantinya akan membahas gejolak dan perkembangan ekonomi di China serta menjaga pergerakan sistem keuangan global. (bass/kontan)


View

Related

EKBIS 6534640076149807527

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item