Ahok akan Bongkar Kawasan Kalijodo Apapun Resikonya

JAKARTA, BLOKBERITA  — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan mengikutsertakan tentara serta polisi untuk menertibkan kawasan Kalijodo, Jakarta Utara.

" Kami ada aparat. Makanya kami mau minta kesediaan polisi dan tentara," kata Basuki, di Balai Kota, Rabu (10/2/2016).

Basuki mengatakan, kawasan Kalijodo sudah disalahgunakan sejak lama. Berulang kali Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menertibkan kawasan itu. Hanya, ruang hijau itu kembali disalahgunakan untuk kegiatan prostitusi.

" Iya, mereka bilang, tahan dulu, beresin yang sungai-sungai dulu katanya. Karena itu kan enggak terlalu kena sungai lagi," kata Basuki.

Kalijodo kembali menjadi pembicaraan setelah seorang pengemudi Toyota Fortuner bernama Riki Agung Prasetio (24) terlibat dalam kecelakaan. Sebelum kejadian, Riki mengonsumsi minuman beralkohol hingga 10 gelas.

Sementara itu, dari hasil tes urine, Riki diketahui negatif mengonsumsi narkoba.

Kini, Riki sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di balik jeruji Satlantas Jakarta Barat.

Riki dikenai Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Kodam Jaya dan Polda Metro Siap Bantu 

Kodam Jaya menyatakan kesiapan jajarannya untuk membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menertibkan kawasan prostitusi Kalijodo.

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Infanteri Heri Prakosa saat dimintai tanggapan soal rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta bantuan tentara dan polisi untuk menertibkan Kalijodo.

"Kodam itu mengikuti amanah konstitusi, salah satunya membantu tugas pemerintah daerah. Selagi tugas yang diminta tidak melanggar aturan, kita bantu," kata Heri kepada pers Rabu (10/2/2016).

Soal rencana penertiban Kalijodo, pihak Kodam Jaya mengaku belum ada permintaan dari Pemprov DKI.

Heri mengatakan, khusus penertiban semacam ini, mekanismenya memang melalui permintaan karena sifatnya bukan kondisi gawat darurat, seperti bencana alam.

" Oleh karena itu, ini harus melalui perencanaan (untuk menertibkan)," ujar Heri.

Soal jumlah bantuan personel yang diperlukan untuk menertibkan tempat semacam lokalisasi, ia belum menyebutkannya.

Namun, dalam susunannya, mereka yang nanti berada di posisi terdepan adalah anggota satpol PP. Satpol PP akan di-back-up polisi. Sementara itu, TNI akan mem-back-up polisi.

Setali tiga uang, Polda Metro pun siap bantu ahok menertibkan pemukiman Kalijodo, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menegaskan, polisi tidak takut datang dan mengawal pembongkaran bangunan di Kalijodo.

"Kami polisi dan TNI mewakili negara tidak akan takut kepada elemen lainnya," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/2/2016).

Salah satu pekerja seks komersial (PSK), Saskia (25), mengatakan, polisi dan TNI di sekitar Kalijodo takut untuk masuk ke kawasan prostitusi tersebut.

"Saya sih enggak bisa ngomong ya, kalau preman di sini pada keluar semua. Polisi dan TNI di sini aja pada takut, Mas," kata wanita berambut panjang dan berpakaian ketat tersebut.

Tito menegaskan, tidak ada tempat yang tidak bisa didatangi oleh polisi dan TNI.

" Tak ada tempat yang enggak bisa disentuh TNI dan Polri. Saya sendiri saat jadi Kapolda Papua dua tahun di sana, ada tempat yang katanya ada kelompok bersenjata di sana, kami datangi," tegas Tito.

[ mrbin / kmps ] 
View

Related

TOKOH 5763730116197680478

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item