Oohh Maigott ! ISIS Hancurkan Sejumlah Masjid di Irak

BLOKBERITA -- Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kini menguasai Irak bagian utara dan barat sejak bulan lalu, dilaporkan menghancurkan sejumlah masjid dan situs bersejarah lainnya di Kota Mosul, Provinsi Nineveh.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Sabtu (5/7), sedikitnya ISIS menghancurkan empat tempat masjid kaum Sunni dan enam masjid Syiah di kota itu.

Sejumlah gambar diunggah ke Internet oleh ISIS memperlihatkan masjid-masjid Sunni itu dihancurkan dengan buldoser dan masjid Syiah dihancurkan dengan bahan peledak.

Foto-foto di Internet itu diberi judul "Penghancuran tempat suci dan berhala di Negara Bagian Nineveh."





Penduduk setempat membenarkan sejumlah gedung sudah dihancurkan dan ISIS juga menguasai dua katedral di kota itu.

" Kami sangat sedih atas penghancuran sejumlah tempat suci ini. Bangunan itu diwariskan dari nene moyang kami," kata Ahmad, 51 tahun, warga Mosul.

Seorang penjaga katedral di Mosul mengatakan ISIS sudah menguasai dua katedral Suriah Ortodok. Mereka mencopot tanda salib di depan gereja itu dan menggantinya dengan bendera hitam ISIS. 



Hancurkan Makam Nabi Yunus

Pemerintah Irak, Sabtu (20/6/2015), menyebut rencana Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengubah lokasi makam Nabi Yunus di kota Mosul menjadi sebuah taman sebagai sebuah kejahatan terhadap warisan sejarah Irak.

Qais Hussain, wakil menteri kepurbakalaan dan turisme, kepada harian Al-Sumaria News mengatakan, pemerintah memiliki sebuah rencana terhadap situs makam Nabi Yunus itu setelah merebut kembali Mosul dari tangan ISIS.

" Saat ini, terdapat komite yang bekerja untuk meminimalkan kerusakan yang terjadi pada situs-situs bersejarah," kata Hussain.

Komentar Hussain ini muncul setelah sebuah kabar tersebar bahwa ISIS mulai meratakan kawasan makam Nabi Yunus dan mulai mengubahnya menjadi taman bermain. ISIS bahkan dikabarkan sudah "mengundang" beberapa perusahaan untuk mengerjakan proyek itu.

Lokasi makam itu terletak di wilayah utara Mosul yang dikuasai ISIS sejak Juni tahun lalu. Sejauh ini, pasukan pemerintah yang didukung milisi-milisi bersenjata Syiah belum berhasil merebut kembali kota yang menjadi basis utama ISIS di Irak.

Pekan lalu, seorang petinggi militer mengatakan, operasi untuk merebut kembali Mosul sudah dimulai. Namun, hingga kini, tak muncul kabar resmi terkait hasil operasi militer tersebut.


[ bin / bbcom / kmps / merdeka ]
View

Related

GLOBAL 1687840072592013369

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item