Wapres JK Keberatan Identitas Pejabat Pelanggan Artis 'Bisyar' Diungkap. So What...Gitu Lohh ?

JAKARTA, BLOKBERITA --Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak percaya pejabat ada yang menjadi pelanggan artis 'bisyar' (bisa dibayar). Menurut dia, gaji pejabat kecil, tidak mungkin bisa membayar pelacur kelas atas.

" Gaji pejabat negara kan kecil, masa bisa bayar Rp100 juta," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).

JK keberatan jika identitas pejabat penikmat artis pelacur dipublikasikan. Menurutnya, tindakan itu tentu sangat tidak etis. "Itu mencemarkan nama baik orang," tukasnya.

Seorang mucikari inisial RA alias Obbie mengatakan penyewa pelacur artis dari kalangan berkantong tebal, seperti pengusaha atau pejabat. Tarif sekali kencan dengan artis pelacur antara Rp80 juta hingga Rp200 juta.

" Anggota DPR, ya dari berbagai kalanganlah," ujar Obbie menyebut profesi pelanggan.

Bisnis prostitusi Obbie terbongkar pada Jumat malam, pekan lalu. Selain menangkap Obbie, petugas dari Polres Jakarta Selatan, juga membekuk artis sinetron berinisial AA.

Sementara, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menantang RA dan polisi membeberkan ke publik jika memang ada anggota Dewan yang ikut menjadi pelanggan artis pelacur.

" Kalau ada oknum anggota DPR terlibat, silakan diusut tuntas," tegas politikus Partai Amanat Nasional itu.

[ bmw / metronews ]
View

Related

TOKOH 8366590513654532251

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item