Wanita Perekrut ISIS Ternyata Berasal dari Seattle, AS

BLOKBERITA -- Sebagai seorang perekrut penting ISIS di internet, wanita ini disebut memiliki 8.000 follower di Twitter. Ia bertugas mengajak orang-orang bergabung dengan ISIS dan kemudian mengarahkan mereka menuju Suriah.

Televisi Inggris, Channel 4, melaporkan bahwa wanita itu hanya berusia 20 an, dan berasal dari Seattle, Amerika Serikat.

Ia mempromosikan ISIS lewat akun @_UmmWaqqas yang kini sudah diblokir oleh Twitter. Sebelumnya, berdasarkan kontak yang ia miliki, wanita itu dipercaya merupakan orang Inggris.

Namun Channel 4, yang menyelidiki akun sang perekrut, mengatakan bahwa ia mem-posting beberapa foto dari Seattle, Washington.

Laporan itu menyebutkan wanita itu bernama Rawdah Abdisalam.

“ Saya kehilangan kata-kata,” ujar seorang teman sekolahnya. Temannya yang lain juga mengatakan bahwa ia tampak normal seperti para remaja lain, namun ia tak lagi tinggal di Seattle dan mereka menduga ia pindah ke Denver atau bahkan Madinah, Arab Saudi.

Dalam buku panduan ISIS yang memuat detail bagaimana cara mencapai Suriah, @_UmmWaqqas merupakan salah satu kontak utama yang bisa dihubungi. 

8 WNI Gabung ke ISIS

ISIS mengeluarkan buku panduan terbaru bagi calon jihadis yang ingin bergabung dengan mereka di Irak dan Suriah, serta cerita sukses jihadis yang sudah bersama mereka, termasuk warga negara Indonesia.

Buku berjudul “Hijrah to Islamic State” (Pindah ke Negara Islam) ini secara detail memberikan arahan bagi siapapun yang ingin pergi ke Irak dan Suriah: dari apa yang harus dibawa, siapa yang harus dikontak, lewat mana mereka pergi, apa yang harus dilakukan jika dihentikan oleh otoritas Turki, hingga pakaian apa yang semestinya mereka pakai.

Namun yang mengejutkan, buku ini juga mengungkapkan bahwa delapan warga Indonesia sudah bersama ISIS di Suriah.

Salah satu bagian buku memuat testimoni seorang warga negara Inggris yang sudah ‘hijrah’ ke Suriah. Ia menceritakan bahwa pada 10 November tahun lalu, seorang aggota ISIS bernama Abu Qa’qaa, menyebutkan soal bergabungnya warga Indonesia saat ditanyakan mengenai jihadi asing.

“ Abu Qa’qaa ditanya, ‘Bagaimana dengan jihadi internasional? Apakah mereka disambut oleh warga lokal?’ dan ia menjawab: Ya. Itu betul. Sekelompok orang yang terdiri dari delapan warga Indonesia datang sekitar dua minggu lalu. Mereka (warga lokal) menyukai kami. Terutama orang Arab!” kata jihadi itu.

Menargetkan banyak warga asing, ISIS memang melebarkan sayap mereka tak hanya ke negara-negara Barat, tapi juga ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Meski ini adalah pernyataan resmi pertama dari kelompok militan itu soal warga Indonesia yang bergabung dengan mereka, namun menurut data dari Badan Interlijen Negara (BIN), ada lebih dari 500 WNI sudah bergabung dengan ISIS.

[ bmw / Cnnind / afp / bbc / kmps / bbcom ]


View

Related

GLOBAL 6432651852573921093

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item