Riskan, Situs Investasi MMM Akhirnya Diblokir, Tak Ada Protes dari Siapapun

BLOKBERITA -- Sebanyak 20 situs web terkait investasi Mavrodi Mondial Money Box atau yang dikenal Manusia Membantu Manusia (MMM) telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Infromatika sejak April 2015. Sejauh ini tidak ada pengelola situs web yang melapor atau mengajukan keberatan.

Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan, tidak ada satu pun pengelola situs web yang melakukan komunikasi dengan pihaknya atau meminta agar akses ke situs web mereka dipulihkan kembali.

" Tidak ada laporan dari pengelola, karena panel telah melakukan pengkajian dengan mendalam," ujar Rudiantara saat ditemui di kantor pusat Kemenkominfo di Jakarta, Rabu (29/4). 

Panel yang dimaksud Rudiantara di sini adalah Panel Investasi Ilegal, Penipuan, Obat Makanan, Perjudian, dan Narkoba dalam Forum Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif (PSIBN). Sebelum memutuskan untuk memblokir situs MMM, Kemenkominfo meminta panel ini untuk mengkaji apakah akses ke situs web mereka layak untuk diblokir.

Jika ada pengelola situs MMM yang melapor, lanjut Rudiantara, pihaknya dan panel bakal menanggapi keberatan atau bisa juga melakukan pemulihan jika mereka memberi alasan kuat.

Pemblokiran ini mulanya diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah mendapat banyak pengaduan dari masyarakat yang masuk ke call center mereka.

Setelah dilakukan pengkajian, panel memberikan tiga alasan yang membuat situs web MMM layak diblokir. Pertama, laman MMM tidak memiliki Badan Hukum serta Domisili Hukum yang menyelenggarakan transaksi elektronik. Kedua, tidak memiliki struktur organisasi yang jelas. Ketiga, adanya pernyataan kekhawatiran masyarakat terhadap dana yang digunakan untuk mengikuti kegiatan MMM.

OJK sebelumnya mengatakan tidak pernah mengeluarkan izin investasi arisan berantai MMM sehingga tidak bertanggung jawab untuk mengatur dan mengawasinya.

Aksi blokir situs web di Internet yang dilakukan Kemenkominfo sebelumnya menuai kritik keras setelah mereka melakukan pemblokiran terhadap 19 situs web Islam yang dinilai radikal pada akhir Maret 2015. Ketika keputusan pemblokiran diambil, Kemenkominfo belum resmi membentuk Forum PSIBN.

Sebanyak 12 pengelola situs web Islam itu meminta kepada Kemenkominfo agar akses ke situs mereka dipulihkan, dengan disertai data yang menjelaskan mereka tidak menyediakan konten radikalisme.

Pihak terkait dalam aksi pemblokiran ini akhirnya memutuskan untuk memulihkan 12 situs Islam namun tetap berada dalam pengawasan.

20 Situs MMM Diblokir

Kementerian Komunikasi dan Informatika memerintahkan perusahaan penyedia jasa Internet untuk memblokir akses terhadap 20 situs web terkait investasi Mavrodi Mondial Money Box atau yang dikenal Manusia Membantu Manusia (MMM).  Pemblokiran ini mulanya diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelum memutuskan untuk diblokir, Kemenkominfo menyerahkan permintaan itu kepada panel investasi ilegal, penipuan, obat makanan, perjudian, dan narkoba dalam Forum Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif (PSIBN), untuk mengkaji lebih lanjut terkait situs web MMM ini.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Ismail Cawidu, panel akhirnya mengusulkan pihaknya agar 20 situs web terkait MMM ini diblokir. Berikut alamat lengkap ke-20 situs web tersebut:

1.    indonesia-mmm.net
2.    mmmindonesialegal.com
3.    klikmmm.com
4.    websupportmmm.com
5.    bisnismavro.com
6.    mmmindonesiaclub.com
7.    mmmindonesian.com
8.    bisnis3m.com
9.    mmmindonesia1.com
10.    mmmlovers.com
11.    mmmindo.com
12.    lk.sergeymavrodi.com
13.    lk.sergey-mavrodi-mmm.org
14.    mmmcommunity.net
15.    mmmindonesia9.com
16.    mmm-dotinfo.com
17.    mmmincome.com
18.    2012.sergey-mavrodi.ms
19.    2012.sergey-mavrodi-mmm.net
20.    2012.sergeymavrodi.com.

Dalam siaran pers di situs web Kemenkominfo, Cawidu menjelaskan setidaknya ada tiga pertimbangan yang diajukan panel sebagai dasar pemblokiran 20 situs web atau laman MMM ini.

Pertama, laman MMM tidak memiliki Badan Hukum serta Domisili Hukum yang menyelenggarakan transaksi elektronik. Kedua, tidak memiliki struktur organisasi yang jelas. Ketiga, adanya pernyataan kekhawatiran masyarakat terhadap dana yang digunakan untuk mengikuti kegiatan MMM.

Pemerintah menilai muatan informasi dalam situs MMM sangat berpotensi merugikan masyarakat dan menimbulkan keresahan. "Untuk mencegah makin tingginya potensi kerugian masyarakat, maka perlu dilakukan pemblokiran atas laman MMM," tulis Ismail.  

Ada 3 Kejanggalan Arisan MMM

Arisan Mavrodi Mondial Moneybox (MMM) dari Rusia tidak dinilai tidak mempunyai kejelasan. Independent Financial Planner Freddy Pielor menyarankan agar tidak mengikuti apa lagi menganggap bahwa arisan yang diadopsi menjadi Manusia Membantu Manusia sebagai investasi.

Menurut Freddy, ada tiga keanehan dalam kegiatan arisan MMM tersebut, yakni ketidakjelasan alokasi penyimpanan dana, tidak adanya izin dari lembaga khusus keuangan yang sah dan tidak adanya jaminan yang jelas tentang pengembalian dana.

" Sebetulnya itu bukan investasi, karena dia punya dana dikumpulkan di mana gak jelas. Kedua dia tidak punya ijin dari sebuah lembaga yang khusus investasi seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan), kalau bentuknya koperasi dari Kementerian Koperasi dan UKM. Ini ga jelas. Ketiga dia gak punya jaminan untuk mengembalikan. Jadi tinggal tergantung ketersediaan downline untuk bayar keatasnya. Ini semacam arisan tidak pasti," jelasnya kepada insan pers di Jakarta. 

Freddy memandang, seharusnya OJK sebagai lembaga yang menaungi perusahaan jasa keuangan, dapat memberikan ketegasan agar perusahaan serupa tidak bisa berkembang di Indonesia. Pasalnya arisan MMM sudah terbukti gagal dibeberapa negara lainnya.

" Memang (OJK) mungkin tidak bisa melarang, tapi harus ada statement yang tegas bahwa ini bukanlah arisan. Ini bukan membantu orang miskin, tapi ini membantu orang yang mencari untung, ini spekulatif. Kalau bantu sosial ya sudah bantu saja tanpa berharap kembali," imbuhnya.

Dirinya pun heran, mengapa arisan MMM bisa berdiri bahkan berkembang secara masif di Indonesia. Sudah semestinya sebuah badan usaha sekalipun jasa keuangan mempunyai izin yang legal yang ingin beroperasi di Indonesia.

" Ini enggak jelas, di mana kantornya ? Siapa penanggung jawabnya ? Kita juga gak ketemu sama up linenya. Ketemu siapa-siapa ini gambling. Ini judi banget, jadi ini haram. Karena gak ada konsepnya dan ini gelap sekali," pungkasnya.


[ hbd / cnn / dtc / suara / bcom ]
View

Related

EKBIS 865684405048556334

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item