IHSG Diprediksi Bertengger di 5.250-5.335


JAKARTA, BLOKBERITA -- Secara teknikal, indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali membentuk pola candlestick spinning top hingga berformasi menjadi pola 2 star in the north dengan indikasi cukup negatif.Indikator Stochastic terkonsolidasi berpeluang dead-cross pada area overbought dengan didampingi momentum yang flat cenderung reversal negatif dari indikator RSI dan CCI.
Indeks pada perdagangan hari ini, Jumat (22/5), diprediksi bergerak mixed cenderung tertahan hingga terkoreksi dengan range pergerakan 5.250-5.335.
IHSG bergerak cenderung mixed pada perdagangan kemarin setelah pada sesi satu melemah dan ditutup pada akhir sesi dengan penguatan 20 poin sebesar 0,39% di level 5.313,21.

Sektor pertanian melemah paling dalam hingga -1,3% pascaterkoreksinya harga CPO dan komoditi di dunia. Investor asing terlihat mulai kembali melakukan pembelian terlihat pada catatan net buy asing sebesar Rp323,04 miliar.

Rekomendasi Saham

Pada hari ini, Jumat (22/5), indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat di kisaran level 5.280-5.340 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan, diantaranya BMRI, BBNI, KLBF, dan PTBA.

Sentimen datang dari Amerika Serikat yang akan merilis data existing home sales  yang diperkirakan  ke level 1% (bulanan), dari sebelumnya 6,10%. Sedangkan dari Jepang akan merilis data suku bunga yang diperkirakan stagnan.

[ bazz / bisnis ]
View

Related

BURSA 8591966642298459487

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item