Fluktuasi Hang Seng April: Berhasil Capai Penguatan Bulanan Tertinggi Sepanjang Sejarah


HONGKONG, BLOKBERITA -- Dalam perdagangan bursa saham Hong Kong selama bulan April lalu, indeks Hang Seng  masih melanjutkan penguatan dari perdagangan bulan sebelumnya dan dalam bulan tersebut berhasil  mencapai posisi tertinggi dalam tujuh tahun. Data fundamental dalam negeri serta sentimen global tampak menjadi penguat perdagangan sepanjang bulan April 2015.

Secara keseluruhan perdagangan bursa saham Hong Kong selama bulan April tampak menguat signifikan dan merupakan penguatan bulanan tertinggi sepanjang sejarah. Pada bulan tersebut Hang Seng alami penguatan sebesar 3100 poin atau sama dengan 13 persen dibandingkan penutupan bulan sebelumnya. Hang Seng April berakhir negatif dengan  melemah sebesar 0.94% ke posisi 28.133,00, namun sepanjang bulan berhasil mencapai posisi tertinggi di level 28.588,52 dan posisi terendah di level 24.926,11.

Fluktuasi Bursa Hongkong Bulan April 2015

Data manufaktur Tiongkok yang dirilis oleh HSBC ataupun oleh pemerintah Tiongkok serta data HSBC Manufacturing PMI Final  yang menunjukan adanya peningkatan dari hasil rilis sebelumnya, menjadi sentimen penguat diawal perdagangan bursa saham Hongkong diawal bulan April. Meskipun sempat ditutup libur selama tiga sesi perdagangan dipekan pertama bulan April, namun laju penguatan perdagangan bursa tampak masih berlangsung hingga diakhir pekan pertama dengan menyikapi atas kebijakan terbaru PBOC yang memperbolehkan perusahaan sekuritas dan keuangan  untuk berinvestasi di Hongkong.

Sepinya arahan fundamental dalam negeri tidak menyurutkan tren penguatan diperdagangan pekan kedua bulan April. Regulasi terbaru dari komisi perusahaan asuransi Tiongkok yang memberikan kebebasan berinvestasi di Hongkong menjadi sentimen penguat disepanjang perdagangan bursa saham pekan kedua, yang juga diperkuat oleh kembali menguatnya harga minyak dunia, sehingga perdagangan bursa saham Hongkong dipekan kedua masih melanjutkan penguatan dari penguatan pekan pertama.

Buruknya data penjualan rumah baru di Tiongkok bulan Maret yang masih melanjutkan tren negatf dari hasil rilis sebelumnya tampak menjadi sentimen negatif diawal perdagangan bursa saham Hongkong diawal pekan ketiga bulan April dengan menjadi pelemahan terbesar dipekan keempat. Namun pelemahan tersebut mampu dipatahkan dan berbalik menguat diperdagangan hari kedua pekan ketiga dengan menyikapi hasil rilis data inflasi Hongkong yang menunjukan adanya penurunan dari hasil rilis sebelumnya.

Diakhir pekan ketiga perdagangan bursa saham Hongkong, tampak kembali bergerak melemah dengan merespon pada hasil rils data kepercayaan akan keadaan kondisi bisnis di Hongkong yang secara mengejutkan menunjukan penurunan signifikan menjadi 1 basis poin dari hasil rilis sebelumnya pada 3 basis poin dengan ekspektasi ekonom yang akan menunjukan penurunan menjadi 2.13%.

Rencana kepindahannya kantor pusat HSBC yang saat ini berada di London dan akan dipindahkan kembali kedalam negaranya sendiri yaitu Hong Kong menjadi sentimen penguat diawal pekan keempat bulan April, namun penguatan tersebut tampak tertahan disepanjang perdagangan pekan keempat bursa saham Hongkong dengan menyikapi akan hasil laporan neraca perdagangan Hongkong bulan Maret yang secara mengejutkan menunjukan penurunan signifikan baik dari  hasil rilis sebelumnya serta pada ekpektasi ekonom, begitu pula dengan hasil rilis data HSBC Manufactur PMI Tiongkok bulan April yang juga menunjukan penurunan signifikan dari hasil rilis sebelumnya yang turut melemahkan bursa saham Hongkong diakhir perdagangan pekan keempat.

Saham-saham yang turut berkontribusi menguatkan adalah saham Bank of China, Bank of East Asia, saham AIA Group, saham Ping An Insurance, saham Constuction Bank, saham Industrial & Comercial Bank, saham PetroChina, saham Kunlun Energy, saham Ping AN Insurance, saham Sino Land, saham China Resources Land. saham China Overseas Land & Investment, serta saham HSBC.
View

Related

BURSA 272721525571981338

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item