Sindir Ahok, Tommy: Kenapa Nggak Bangun Sekolah Tinggi Ilmu PSK, Supaya Dapat Gelar Sarjana Pemuas (SP)


JAKARTA, BLOKBERITA -- Anak mendiang Presiden RI Soeharto, Tommy Soeharto menyindir Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait wacananya untuk membangun lokalisasi di ibukota. Menurut Tommy, ide Ahok itu tidak masuk akal.

Lalu apa tanggapan Ahok?

" Ada oknum menyindir nggak apa-apa lah," ujarnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (30/4).

Ahok persilakan Tommy melanjutkan cibirannya. "Ya terserahlah orang mau nyindir atau apa, saya nggak mau perpanjang," katanya.

Ahok ingatkan, keberadaan lokalisasi ilegal di Jakarta adalah sebuah fakta. Apa yang dia lakukan hanyalah sebuah bentuk dari perlindungan dininya terhadap warga DKI.

" Faktanya di Jakarta ada nggak kawasan lokalisasi? ada sebetulnya, tapi kita nggak bisa mengakui," klaim Ahok.

Menurutnya, masyarakat seharusnya belajar untuk tidak menjadi orang munafik. Namun ia tidak sebutkan secara jelas kepada siapa ia menyampaikan cibirannya tersebut.

" Kita belajar jangan jadi orang munafiklah. Ini fakta," katanya. 

Sebelumnya, Tommy Soeharto melalui akun twitternya @HutomoMP_9 menuliskan sindirannya terkait sertifikasi pekerja seks komersial (PSK) yang diwacanakan oleh Ahok.

" Kenapa tidak bangun STIPSK Sekolah Tinggi Ilmu PSK. Kan sekalian ada ijazah S1 gelar SP Sarjana Pemuas :D," tulis Tommy di tiwtternya pada 28 April 2015 lalu.

 [ bin / rmol /rims / cnn / bbcom ]
View

Related

TOKOH 929616121159833358

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item