Inilah 10 Tuntutan The May Day Movement 1 Mei 2015



JAKARTA, BLOKBERITA -- Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2015 atau biasa juga disebut May Day, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhammad Rusdi mengatakan, akan menggelar aksi buruh dengan 10 tuntutan, bersama satu juta buruh yang akan kembali bergerak turun ke jalan.

" Kami akan menyampaikan 10 tuntutan kepada pemerintahan Jokowi-JK (Joko Widodo dan Jusuf Kalla), untuk segera mengakhiri keserakahan korporat dan wujudkan negara kesejahteraan", kata Rusdi.

Lanjut Rusdi, dasar 10 tuntutan yang akan diaspirasikan sangat jelas. Selama ini, KSPI menilai selama perusahaan besar atau korporasi besar tidak mau sharing profit secara fair dalam bentuk upah layak, jaminan sosial dan pajak untuk mewujudkan kesejahteraan buruh, serta menanggulangi kemiskinan rakyat indonesia, maka selamanya buruh dan rakyat tidak akan sejahtera akibat rakusnya para pengusaha tersebut,

" Selamanya buruh dan rakyat tidak akan hidup sejahtera kalau para pejabat dan penguasanya rakus," tambahnya.

Berikut 10 tuntutan para buruh pada saat MayDay, 1 Mei 2015: 

1. Menolak upah murah dengan menuntut kenaikan UMP/K sebesar 32 persen.
2. Mendesak pemerintahan Jokowi-JK untuk menjalankan jaminan pensiun buruh wajib pada
    awal Juli 2015 dengan manfaat pensiun 60 persen hingga 75 persen dari gaji terakhir seperti
    Pegawai Negeri Sipil (PNS).
3. Mendesak pemerintah Jokwoi-JK menambah anggaran jaminan kesehatan Rp30 trilium dari
    APBN.
4. Mendesak pemerintah untuk segera menghapus sistem kerja outsourcing, khususnya di BUMN
    (Badan Usaha Milik Negara).
5. Menolak kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak), elpiji, TDL (tarif dasar listrik) sesuai harga
    pasar.
6. Mendesak pemerintah untuk menurunkan harga barang pokok.
7. Mengakhiri corporate greed (kesekarahan perusahaan)
8. Mendesak pencabutan aturan tentang objek vital dan stop tindakan union busting dan kekerasan
    terhadap aktivis buruh
9 Angkat guru dan pegawai honorer menjadi PNS tanpa tes lagi
10. Sahkan RUU PRT (pembantu rumah tangga), revisi undang-undang perlindungan TKI (tenaga
      kerja Indonesia) dan revisi total undang-undang PPHI (Penyelesaian Perselisihan Hubungan
      Industrial).

Ribuan Buruh akan Sholat Jumat di Depan Istana Negara

Sekitar 150 buruh bakal memasuki Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day), Jumat (1/5/2015). Sejumlah rangkaian aksi akan digelar di sepanjang Jalan Sudirman, MH Thamrin dan Merdeka Barat.

Sekjen Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI) Muhammad Rusdi mengatakan, selain aksi jalan kaki (longmarch), ratusan ribu buruh juga akan salat Jumat di Jalan Merdeka Barat sampai depan Istana Negara. “ Ya, karena May Day hari Jumat, kita juga akan salat jumat di jalanan,” ujarnya, Kamis (30/4/2015).

Ia menambahkan, kemungkinan sepanjang Jalan Merdeka Barat hingga depan Istana Negara akan ditutup. Sebab jemaah akan menyesaki jalan tersebut.

Rusdi juga mengatakan, seorang buruh telah disiapkan untuk berdakwah pada salat Jumat itu. Usai salat Jumat, aksi akan kembali dilanjutkan. Yakni berorasi di depan Istana Negara. Orasi akan dilakukan hingga sore.

Sebelumnya, FSGI telah menyiapkan sejumlah tuntutan yang akan diutarakan pada May Day. Di antaranya, penghapusan karyawan tidak tetap di perusahaan BUMN dan menjamin kesejahteraan buruh setelah pensiun.

18 Ribu Aparat Keamanan Siaga Penuh

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto mengaku, kepolisian telah melakukan persiapan antisipatif berupa pengamanan di markas orang nomor wahid di Indonesia itu.

" Kita sudah siap," tegas Agus saat berbincang dengan wartawan, di Jakarta, Kamis (30/4/2014).
Agus menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pelayanan terhadap para buruh yang menggelar aksi unjuk rasa agar berjalan tertib.

Sementara massa buruh rencananya akan mulai bergerak sekira pukul 13.00 WIB dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan melakukan orasi di depan Istana Negara. Sedangkan puncak perayaan May Day, rencananya akan dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) hingga pukul 17.00 WIB.

" Polisi akan lakukan upaya pelayanan ke teman-teman buruh yang melakukan kegiatan. Di Istana tidak lama, mereka bergerak dari HI siang, puncaknya di GBK," ungkap Agus.

Adapun jumlah personel yang disiagakan dalam mengawal perayaan May Day kali ini yakni sebanyak 18 ribu anggota. Petugas kepolisian tersebut, kata Agus, akan ditempatkan di kawasan yang dilewati para buruh.

" Jumlah pasukan pengamanan sekira 18 ribu, itu ditempatkan di setiap jalur yang dilewati buruh," sambungnya.

Agus menjamin, peringatan hari buruh kali ini akan berjalan damai dan kondusif. Sebab, perwakilan para buruh telah berkomitmen untuk tidak melakukan aksi anarkis selama kegiatan tersebut.

" Kita sudah ketemu dengan beberapa perwakilan buruh, mereka sudah berkomitmen tidak akan anrkis," pungkasnya.

Jika Dihambat MayDay Buruh akan Ngamuk 

Mendengar adanya anjuran dari Polda Metro Jaya untuk tidak menggelar demo dan menganjurkan untuk mengadakan bakti sosial serta acara musik saja, Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengatakan bahwa nantinya apa bila acara perayaan May Day dihambat, pihaknya tidak akan bertanggung jawab.

" Kami harap tidak ada hambatan dari Presiden (Joko Widodo), Kapolri, dan pejabat lainnya. Kami janji tidak ada aksi sweeping, tutup jalan tol dan tidak akan ada pot pecah juga, kalau kami tidak dihambat dan lain-lain, tapi kalau ada hambatan kita tidak tanggung jawab, " kata Rusdi.

Rusdi mengatakan dirinya telah memenuhi undangan dari Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, terkait pelaksanaan May Day 1 Mei 2015 nanti.

Dia menerangkan bahwa pada saat May Day nanti, aksi buruh akan berlangsung damai. Jadi, ia berharap sekali untuk para polisi atau pejabat, untuk tidak menyumbat perayaan yang dilakukan oleh seluruh buruh di dunia, " Kita berharap perayaan May Day berlangsung damai," serunya.

Namun terkait rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menggelar acara Car Free Day saat perayaan May Day, Rusdi mengatakan pihaknya mengecam keras rencana Ahok itu.

" Buruh-buruh di daerah akan berdatangan ke Jakarta dengan menggunakan bus-bus sewaan," pungkas Rusdi.

Polisi akan Tindak Tegas Buruh yang Anarkhis

Aksi May Day yang dilakukan puluhan buruh se-Jabodetabek hingga siang hari ini berlangsung aman dan tertib. Tetapi, Polda Metro Jaya tetap akan menindak buruh yang tidak tertib dan melanggar aturan dengan tindakan tegas.

Direktur Sabhara Polda Metro Jaya Kombes Pol Marolop Manik mengatakan, sampai saat ini aparat kepolisian belum mengalami kendala berarti dalam mengamankan jalannya aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional atau dikenal dengan May Day, Jumat (1/5).

Pengamanan dilakukan mulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang menjadi titik temu para buruh dari berbagai daerah hingga  longmarch menuju Istana Negara.

" Sampai saat ini belum ada kendala dalam pengamanan aksi May Day yang kami temukan. Karena semua buruh itu kooperatif dan tertib. Kami siap melayani para buruh semuanya," kata Marolop, yang menjadi Kepala Pelaksana Keamanan May Day 2015, kepada wartawan, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (1/5).

Dia menjelaskan, kepolisian telah menyiapkan 14.404 personel untuk pengamanan hari buruh. Pasukan terdiri dari 5.217 personel dari Polda Metro Jaya, 6.689 personel dari Polres, 1.597 personel dari Mabes Polri, 300 personel dari Mabes TNI, dan 601 personel dari Pemda.

Kendati aksi May Day berjalan aman, bukan berarti tingkat pengamanan diturunkan. Seluruh aparat kepolisian tetap berjaga-jaga dan siaga di lokasi tempat buruh melakukan aksinya.

Meski aparat kepolisian telah diinstruksikan mengamankan May Day dengan cara humanis dan kekeluargaan, pihaknya tetap akan menindak tegas bagi buruh yang mencoba tidak tertib atau melanggar aturan.

" Kalau ada buruh yang tidak taat dan melanggar aturan, lalu merugikan orang lain maka kami siap menegakkan hukum dengan melakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku," katanya.

[ mrhill / bmw / oke / kmps / dtc / tribun / bs / rmol / bbcom ]
View

Related

REGIONAL 6555723810682811890

Posting Komentar

Follow us

Terkini

Facebook

Quotes



















ads

loading...

Connect Us

loading...
item